Rabu, 04 Juni 2008

Hadits Qudsi Riwayat Syaikh Ibnu Arabi

Hadits-hadits Qudsi yang diriwayatkan oleh Ibnu Araby, melalui jalur sanad tokoh-tokoh hadits terbaik, yang diakui oleh para perawi hadits. Dalam Kitab aslinya yang berjudul Misykatul Anwar, setiap satu hadits, selalu dicantumkan seluruh perowi mulai dari Ibnu Araby, sampai ke sahabat Nabi SAW.
Dari Nabi SAW, meriwayatkan dari Allah Tabaaroka wa-Ta'aala :
"Wahai hambaKu sesungguhnya Aku haramkan kezaliman atas diriKu, dan kujadikan diantara kalian sebagai tindakan haram, karena itu janganlah kalian saling menzalimi.
Wahai hambaKu, kalian semua tersesat, kecuali orang yang Aku beri hidayah, maka mintalah hidayah kepadaKu, Aku akan memberi hidayah kepadamu.
Wahai hambaKu… Kalian semua lapar, kecuali orang yang Aku beri makan, karena itu mintalah makan kepadaKu, Aku akan memberimu makanan.
Wahai hambaKu …Kalian semua telanjang, kecuali orang yang Aku beri pakaian, maka mintalah pakaian dariKu, Aku akan memberikan pakaianmu.
Wahai HambaKu.. Sesunggunhya kalian berbuat salah di malam hari dan siang hari, sedangkan Aku mengampuni semua dosamu, maka mohonlah ampunan kepadaKu, niscaya aku mengampunimu.
Wahai hambaKu, sesungguhnya kalian belum sampai pada penderitaan dariKu, maka mohonlah agar dijauhkan dari penderitaan dariKu…Dan kalian belum sampai meraih manfaatKu, maka mintalah manfaat dariKu.
Wahai hambaKu, jika saja dari generasi awal dan akhirmu, manusia dan jin diantaramu, dikumpulkan dalam ketaqwaan seseorang (lalu semuanya sangat bertaqwa kepadaKu) maka semua itu tidak akan menambah sedikitpun KerajaanKu.
Wahai hambaKu…Jika saja generasi awal dan akhir baik dari manusia dan Jin berada dalam satu hati seorang yang serong (lalu semuanya jadi serong kepadaKu) maka sama sekali tidak akan mengurangi sedikit pun KerajaanKu.
Wahai hambaKu..Jika generasi awal hingga akhirmu, manusia maupun Jin berkumpul dalam satu puncak tinggi, lalu mereka semua meminta kepadaKu, lalu Aku memberikan apa yang mereka pinta, sama sekali tidak mengurangi apa yang ada padaKu, kecuali seperti benang yang dicelup di lautan.
Wahai hambaKu… Sesungguhnya adalah amal-amalmu yang aku hitung bagimu, lalu Aku selaraskan kepadamu sesuai dengan hitungan, maka siapa yang mendapatkan kebajikan, hendaknya memuji Allah, dan siapa yang mendapatkan selain itu jangan memaki kecuali memaki dirinya sendiri."
(Hr Muslim dan lainnya)

1 komentar:

  1. syekhuna,,, mohon penjelasan amalan apa yang dipakai untuk menuju apa-apa yang di bahas dalam blog syekh,,, dan apakah jalam baiat itu merupakan selah satu kewajiban untuk mengawali ilmu tarwqat, demikian dan terima kasih wassalam,,,,

    BalasHapus